Get me outta here!
Tampilkan postingan dengan label IPA bab 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA bab 3. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Oktober 2023

PESAWAT SEDERHANA

merupakan alat mekanik yang bisa mengubah arah atau besaran dari sebuah gaya.

Sederhananya, pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk mempermudah melakukan usaha atau pekerjaan.

Jenis-jenis pesawat sederhana

Pesawat sederhana dibagi menjadi empat yaitu pengungkit, katrol, bidang miring, dan roda berporos.

Berikut adalah penjelasannya:

Pengungkit

Pengungkit atau tuas adalah pesawat sederhana yang berupa batang keras yang memiliki rotasi pada titik tumpu.

Baca juga: Cara Mudah Menyelesaikan Soal Pengungkit (Tuas)

Pengungkit biasa digunakan untuk mengungkit benda yang berat. Beberapa alat yang termasuk pengungkit atau tuas adalah gunting, mesin tik, jungkat-jungkit, gerobak roda satu, pembuka kaleng, penjepit es, sekop, linggis, dan stapler.

Pengungkit dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu.

  • Pengungkit jenis pertama

Pada pengungkit jenis pertama titik tumpu terletak antara titik beban dan titik kuasa, contoh pengungkit jenis pertama adalah gunting, linggis, timbangan, pompa air, tang, dan pemotong kuku.

  • Pengungkit jenis kedua

Pada pengungkit jenis kedua, titik beban terletak antara titik kuasa, dan titik tumpu, contoh pengungkit jenis kedua adalah gerobak roda satu, pemecah biji-bijian, pembuka kaleng, dan mesin pemotong kertas

  • Pengungkit jenis ketiga

Pengungkit jenis ketiga, titik kuasa terletak antara titik tumpu dan titik beban, contoh pengungkit jenis ketiga adalah lengan manusia, sekop, pinset, penjepit es.

Baca juga: Bidang Miring: Definisi dan Keuntungan Mekanik

Bidang miring

Bidang miring merupakan pesawat sederhana, yaitu berupa alat yang permukaannya dibuat miring.

Tujuan penggunaan bidang miring adalah untuk mempermudah seseorang memindahkan sesuatu benda.

Beberapa alat yang menggunakan prinsip bidang miring adalah jalan di pegunungan yang, papan yang dimiringkan, baji, sekrup, pisau, pahat, paku, dan baut.

Katrol

Katrol merupakan salah satu pesawat sederhana yang berupa roda beralur dikelilingi dengan tali. Prinsip kerjanya yaitu mengubah arah gaya yang dapat menimbulkan beban dapat terangkat. 

Baca juga: Katrol: Pengertian, Jenis, dan Prinsip Kerja

Katrol sama juga dengan pengungkit yang memiliki titik tumpu, kuasa, dan beban.

Berdasarkan jenisnya ada empat macam katrol, yaitu katrol tetap katrol bebas atau lepas, katrol berganda, dan blok katrol berganda. Berikut adalah penjelasannya

  • Katrol Tetap

Katrol tetap adalah katrol yang dipasang pada tempat tertentu dengan posisi yang tidak berubah. Katrol tetap tidak memperkecil gaya, tetapi hanya mengubah arah gaya. Arah gaya ke atas dapat diubah menjadi arah ke bawah.

Katrol tetap memudahkan kita melakukan pekerjaan. Contoh katrol tetap adalah katrol pada tiang bendera, sangkar burung, dan sumur timba.

Baca juga: Tuas: Pengertian, Jenis, dan Prinsip Kerja

  • Katrol Bebas atau Lepas

Katrol bebas atau lepas dapat bergerak bebas dan dipindah-pindahkan. Katrol bebas diletakkan pada tali.

Beban yang akan diangkat digantungkan langsung pada katrolnya. Pada katrol bebas, arah kuasa selalu menuju ke atas dan gaya yang digunakan diperkecil setengahnya. 

Misalnya bila beban yang diangkat sebesar 50 kilogram maka dibutuhkan kuasa sebesar 25 kilogram. 

Para pekerja di pabrik, pelabuhan, atau pedagang grosir biasanya menggunakan katrol lepas untuk memudahkan pekerjaannya.

Baca juga: Gaya Berat: Pengertian dan Rumusnya

  • Katrol Berganda

Katrol berganda adalah gabungan antara katrol tetap dan katrol lepas. Katrol berganda biasanya digunakan untuk mengangkut benda-benda yang cukup berat.

  • Blok Katrol Berganda

Blok katrol berganda tersusun dari beberapa roda katrol yang disusun secara berdampingan dalam satu poros.

Blok katrol berganda digunakan untuk mengangkut barang-barang peti kemas di pelabuhan laut atau mengangkat beban yang sangat berat.

Baca juga: Alasan Ujung Jembatan Diberi Roda dan Celah

Roda Berporos

Roda berporos adalah jenis pesawat sederhana yang paling sering kita temui dan memudahkan mobilitas manusia setiap harinya.

Roda berporos adalah pesawat sederhana yang menggunakan roda dan punya tempat atau poros untuk roda supaya bisa berputar. Dengan adanya roda, maka perpindahan benda bisa lebih mudah tanpa perlu mengeluarkan banyak gaya.





sumber: 

Pesawat Sederhana: Pengertian dan Jenis-jenisnya Halaman all - Kompas.com













Minggu, 24 September 2023

ENERGI

 Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) dan mengalami perubahan. Perubahan ini bisa berupa perubahan posisi, perubahan gerak, perubahan suhu, perubahan wujud zat, bahkan perubahan pada makhluk hidup, seperti tumbuh dan berkembang juga termasuk di dalamnya.

1. Energi Kinetik

Energi kinetik adalah energi pada benda yang bergerak, dan istilah ini berasal dari bahasa Yunani yaitu kinetikos yang berari bergerak.

Tiap benda yang sedang bergerak memiliki energi kinetik dan punya kecepatan, sehingga hal ini sebanding dengan kecepatan yang sedang terjadi.

Makin cepat sebuah benda bergerak, energinya akan makin naik berlipat dari kecepatannya.

Rumus energi kinetik dituliskan persamaan Ek = 1/2 m.v^2

Ek adalah energi kinetik benda dengan satuan Joule, m adalah massa benda dalam satuan kg, sedangkan v merupakan kecepatan gerak benda dengan satuan m/s^2.  Benda yang bergerak akan berpindah posisi, sehingga energi kinetik benda akan sebanding dengan usaha bendanya.

Kedua benda punya satuan yang sama yaitu Joule, dan perubahan energi kinetik suatu benda akan sebanding dengan usaha benda bergeraknya.

2. Energi Potensial

Energi potensial adalah energi benda akibat dari posisi benda, bentuk, dan susunannya.

Energi potensial akan bernilai besar jika posisinya makin tinggi dari permukaan tanah.

Energi potensial diungkapkan dengan persamaan atau rumus berikut, yaitu Ep = m. g. h

Ep merupakan energi potensial dengan satuan Joule, m adalah massa benda dengan satuan kilogram, g adalah gravitasi bumi dengan satuan 9,8 m/s^2, lalu h adalah ketinggian benda dalam satuan meter.


3. Energi Mekanik

Energi mekanik adalah gabungan dari energi kinetik dan energi potensial.

Mobil yang bergerak di jalan raya punya energi mekanik, yang jika berjalan di jalan datar maka energi potensialnya nol.

Namun, jika mobil bergerak ke jalanan yang menanjak maka mobil itu punya energi potensial.

Energi mekanik bisa dituliskan dalam rumus Em = Ep + Ek, yaitu energi potensial ditambah energi kinetik.



sumber:

Pengertian Energi dalam Ilmu Fisika dan Jenis-jenisnya, IPA Kelas 8 SMP - Semua Halaman - Kids











USAHA

 

Pengertian Usaha 

Pada ilmu fisika khususnya di materi mekanika juga ada yang namanya usaha, lho. Kurang lebih sama seperti yang tertulis di KBBI. Usaha dalam fisika adalah besarnya energi atau gaya yang diberikan untuk memindahkan atau menggerakkan suatu benda atau objek.



    1. Memindahkan Benda

Pada suatu kondisi, dua orang sama-sama memindahkan sawit dengan jarak yang berbeda.

Satu orang memindahkan sawit sejauh 100 m, sedangkan orang yang lainnya memindahkan sawit sejauh 50 meter.

Di antara keduanya yang paling letih adalah orang yang memindahkan sawit sejauh 100 m karena orang itu harus mengeluarkan tenaga 2 kali daripada orang yang memindahkan sawit sejauh 50 m.

Nah, orang yang bertugas mengangkut hasil perkebunan ini akan menggunakan kendaraan atau wadah yang beroda seperti gerobak untuk memudahkan usahanya.



2. Daya

Jika seseorang mendorong gerobak sawit dari tempat mulanya sampai ke penampungan berjarak 200 meter, berarti orang itu sudah melakukan usaha sebesar gaya dorong dikalikan dengan jarak tempuh.

Selain besaran gaya dan jarak, variabel lain yang harus diperhatikan adalah waktu.

Jika ada dua orang yang mendorong gerobak sawit dengan besaran gaya dorong dan jarak tempuh sama tapi memerlukan waktu berbeda, berarti keduanya punya daya yang berbeda.

Jika waktu yang diperlukan hanya sebentar maka daya yang dilakukan juga makin besar.

Untuk mempersingkat waktu, ada orang yang mendorong sembari berlari.


3.rumus


Rumus usaha adalah W = F . s, W adalah Usaha (Joule), F adalah gaya yang diberikan (Newton), dan s adalah perpindahan benda (meter).

Rumus Usaha terbagi jadi dua jenis, yaitu rumus usaha bernilai positif dan rumus usaha bernilai negatif.

Nilai usaha sangat dipengaruhi oleh arah perpindahan gaya, sehingga usaha bisa bernilai positif, negatif, atau nol.

Jika gayanya searah dengan perpindahan benda, maka usahanya bernilai positif.

Sedangkan gaya yang berlawanan dengan perpindahan benda, maka usahanya bernilai negatif.



sumber:

Usaha dalam Ilmu Fisika: Memindahkan Benda dan Daya, Materi IPA Kelas 8 SMP - Semua Halaman - Kids